Sedikitnya Thalabul Ilmi yang Istiqamah

Abu Daud ath-Thayalisi rahimahullah bercerita,
“Pada suatu hari aku berada di pintu rumahnya (Syubah) dan tak jauh di sana terlihat ada sebuah masjid yang penuh dengan anak-anak kecil yang sedang belajar.

Ketika Syubah keluar rumah, beliau pun bersandar kepadaku dan berkata, “Wahai Sulaiman apakah menurutmu semua anak-anak yang sedang belajar itu kelak akan menjadi seorang muhaddits (ahlu hadits)?”
Aku menjawab, “Tidak.”
Maka Syubah berkata, “Engkau benar, bahkan tidak sampai lima orang.”
Aku langsung menimpali, “Lima?!”
Syubah menegaskan, “Ya, salah seorang dari mereka belajar di waktu kecil, tapi ketika sudah besar mereka malah meninggalkannya, salah seorang dari mereka belajar di waktu kecil, tapi ketika sudah besar, mereka malah tersibukkan dengan sesuatu yang merusak.”

Beliau mengulang-ulang kata itu kepadaku.
Aku (Abu Daud ath-Thayalisi) berkata, “Aku pun memperhatikan keadaan setelah itu dan ternyata benar, tidaklah mencapai lima orang dari mereka yang menjadi muhaddits.”

(Disadur dari Al Hatsu ala Hifzhil Hadits-Khathib al Baghdadi, dinukil dari Al Jami fil Hatsi ala Hifzhil Ilmi, hal. 66, Maktabah Ibni Taimiyyah 1991).
➖➖➖
💐 Wa Sedikit Faidah Saja (SFS)
➖➖➖
💾 Arsip lama di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr
@SedikitFaidahSaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X